Kang Yakub Sesalkan Sa’an Mustopa Dipaksakan Maju Dipilgub Jabar

oleh -94 views
Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Jawa Barat Yakub Anwar Lewi, SIP

PADALARANG- Dipaksakan maju Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Barat, Sa’an Mustopa untuk mendampingi Ridwan Kamil di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 nanti malah bikin ricuh. Terbukti, beberapa partai koalisi seperti PKB dan PPP akan mencabut dukungan apabila Sa’an dipaksakan maju.

“Kita harus mengukur diri lah, Nasdem ini di Jawa Barat hanya empat kursi,” ujar Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Jawa Barat, Yakub Anwar Lewi, SIP, Jumat (22/12/2017).

Menurut Yakub, masalah tersebut dipicu adanya oknum di internal Partai Nasdem yang mencoba membuat kekisruhan jelang keputusan rekomendasi Gubernur/Wakil Gubernur Jawa Barat bersama partai koalisi. “Pak Sa’an juga tidak menyatakan maju kok, ini malah ribut-ribut. Kalo pun ada itu hanya segelitir DPD Nasdem saja yang mendorong,” tuturnya.

Tentunya, sebut Yakub, Nasdem tetap berkomitmen mendorong Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jawa Barat tanpa syarat dan tanpa mahar. “Itu sudah harga mati kami mendorong Kang Emil maju tanpa syarat dan tanpa mahar, karena tujuan kita bukan ingin duit tapi ingin menang,” tegas Dewan Guru BKC ini.

Lantas siapa yang cocok mendampingi Emil? Yakub menyerahkan masalah tersebut kepada partai koalisi yakni PPP dan PKB. “Di sanakan ada Kang Uu (Uu Ruzhanul Ulum, red) , dan Kang Saiful Huda tinggal satukan visi saja, toh kedua tokoh ini bisa menjadi pertimbangan,” tuturnya.

Dorongan dua tokoh itu, Yakub berpandangan, Jawa Barat yang mayoritas berbasis agama, akan menjadi tolak ukur kemenangan di Pigub Jabar apabila dua tokoh berbasis agama ini salah satunya menjadi pendamping Emil.

“Kami Emil adalah tokoh nasionalis yang harus disatukan dengan tokoh agamis agar menjadi kukuatan besar bagi kemenangan di Pilgub Jabar,” tuturnya.

Yakub enggan berbicara soal penarikan dukungan Partai Golkar terhadap Emil. “Silakan saja urusan dapur masing-masing, semua juga sudah pada paham lah. Yang jelas saat ini adalah tokoh nasionalis dan agamis harus bersatu, jadi mari bersama-sama untuk mendorong dan bekerja bagi kemenangan di Pilgub Jabar nanti,” tandas Yakub yang juga salah satu tokoh di Jawa Barat ini. (wie)