Ketua BMI KBB Tuding Sesepuh PDIP Berkomplot dengan Penghianat Partai

oleh -108 views
FOTO BARENG: Ketua BMI KBB Fajar Taupik (kanan) bersama Sekjen PDIP Hasto Kristianto.

NGAMPRAH- Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) Fajar Taupik pasang badan. Dia tidak terima Ketua DPC PDIP, Abubakar jadi bulan-bulanan sekelompok kader partai yang mengatasnamakan sesepuh PDIP.

Sebelumnya, sesepuh PDIP menuding PDIP di bawah kepemimpinan Abubakar tidak berhasil. Bahkan dituding banyak tabrak aturan partai.

“Statemen Pak Pupu tidak berdasar hanya sentimen pribadinya saja, dan itu bahasa kekecewaan karena kepentingannya merasa terganggu,” ujar Opik sapaan akrabnya, Jumat (29/12/2017).

Kader PDIP yang menyebutkan dirinya sebagai sesepuh PDIP adalah Pupu Danglar mantan pengurus DPC PDIP KBB dan juga deklarator, Edeng Senawijaya juga mantan pengurus DPC PDIP KBB, dan Agus Setriadi mantan pengurus DPC PDIP. Namun dari tiga nama tersebut ada Dede Hermansyah mantan politisi PDIP yang saat ini menyebrang ke Nasdem. Mereka mendatangi DPP PDIP di Jakarta untuk melaporkan peta politik jelang pilkada 2018.

“Mereka (sesepuh PDIP, red) tau apa soal pencalonan. Toh Elin dan Maman Sunjaya ikut mekanisme dalam pencalonan. Saya sangat malu sesepuh partai tidak melakukan hal bijak, jadi itu bahasa kekecewaanya saja karena calonnya belum diberi amanah, jadi jangan merusak suasana di PDIP saat ini,” bebernya.

Jika memang terjadi kondisi tidak kondusif di tubuh PDIP, kata Opik, seharusnya sebagai sesepuh bisa menyelesaikan dengan klarifikasi kesetiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) di tiap kecamatan. “Pak Pupu bisa tanya kepada PAC Padalarang, Pak Agus bisa bertanya ke PAC Parongpong. Tapi saya sangat menyesalkan mereka (Pupu dan Agus, red) bersama-sama bergandeng tangan dengan penghianat partai mencoba merusak suasana,” tuturnya.

Menurut Opik, Elin-Maman adalah kader terbaik yang reputasi dicoba dirusak oleh penghianat partai. “Kata siapa Pak Abubakar tidak berhasil memimpin partai? Betul jumlah kursi di DPRD tidak berubah namun suara partai meningkat signifikan, jadi saya melihat, kalo orang tidak ikut berjuang tidak tau dalamnya seperti apa,” tuturnya. Opik pun mengklaim dirinya ikut berjuang membesarkan PDIP di KBB dan terlahir dari anak deklarator partai.

Sebelumnya, sesepuh PDI Perjuangan asal Kabupaten Bandung Barat ini mendatangi Kantor DPP PDI Perjuangan Jalan Diponegoro Nomor 58 Menteng Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017). Maksud mereka menyampaikan aspirasi dan informasi terkait peta politik jelang pilkada KBB.

Perwakilan sesepuh PDIP KBB Pupu D. Kartaatmaja mengatakan, dia bersama sejumlah rombongan sengaja datang ke Jakarta untuk bertemu dengan pengurus DPP sekaligus menyampaikan surat yang ditujukan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Ini terkait dengan Pilkada KBB. Kami tidak ingin kejayaan PDIP di KBB hancur lebur karena salah pengusungan dalam Pilkada yang akan digelar sebentar lagi,” kata Pupu Danglar yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Bandung ini, Jumat (29/12/2017).

Ia menjelaskan, kedatangannya bersama rombongan ini sebagai bentuk keprihatinan dan kegundahan kader atas perkembangan situasi dan kondisi internal PDI Perjuangan di Kabupaten Bandung Barat. Secara khusus menyoroti mekanisme dan aturan partai yang kerap dilabrak ditambah semakin dekatnya waktu pengumuman calon Bupati dan Calon Wakil Bupati KBB periode 2018-2023 yang akan di usung oleh PDIP.

“Mekanisme organisasi tidak berjalan secara baik. Hal ini dibuktikan tidak adanya rapat rutin partai yang membahas tentang program- program kerja partai mulai dari tingkat DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting sampai ke akar rumput sebagai basis PDI Perjuangan,” jelasnya. (wie)