Mesin Partai PK Golkar Cililin Belum Hidup

oleh -85 views
SOLID: Jelang Pilkada 2018, pengurus PK Kecamatan Cililin dilantik, Sabtu (30/12/2017).

CILILIN- Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih diam jelang Pilkada serentak 2018 nanti. Lantas apa penyebabnya? PK Golkar Cililin ternyata masih menunggu kepastian rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar siap jago yang bakal diusungnya.

Diketahui, baru satu calon yang muncul dari Partai Golkar maju diperhelatan pilkada KBB yakni Doddy Imron Cholid Ketua DPD Partai Golkar KBB.

Nah munculnya nama Erni Rusyani Natasaputra istri dari mantan Ketua DPD Golkar KBB Ernawan Natasaputra belum terdengar lagi kabar keseriusnya maju diperhelatan pilkada. Padahal, Erni sebelumnya menyatakan kesiapannya maju dipilkada KBB.

“Jadi persoalan siapa nanti yang akan diusung oleh DPP Partai Golkar itulah yang akan kami sukseskan, kami akan fatsun pada putusan DPP,” ujar Ketua PK Golkar Cililin Tatan Esa Persada menjawab diplomatis ketika disinggung siapa yang akan dijagokan Partai Golkar di pilkada 2018 nanti disela pelantikan PK Golkar Kecamatan Cililin, Sabtu (30/12/2017)?

Menurutnya, Golkar di KBB memliki enam kursi di legislatif. Namun untuk pengusungan calon di pilkada mesti berkoalisi dengan partai lain sesuai syarat yang ditetapkan KPU yakni 10 kursi.

“Dengan enam kursi di dewan tentu sangatlah wajar bila kami menginginkan adanya kader partai yang ikut kontestasi dipilkada nanti, karenanya dalam kesempatan ini kami memberi juga pembekalan politik,” sebut Tantan.

Sementara itu, menyolidkan kader dan simpatisannya, PK Golkar Kecamatan Cililin dilantik. Tidak hanya pelantikan, para kader, simpatisan serta pengurus desa diberikan pembekalan untuk menghidupkan mesin partai kemenangan Partai Golkar di event pemilu.

“Pembekalan dan pelantikan ini dimaksudkan agar kader partai bisa memahami dan siap memenangkan calon yang diusung oleh partai saat pilkada nanti juga pelantikan ini bertujuan untuk mempersiapkan infrastruktur partai jelang pilkada serentak 2018,” kata Tatan.

Pihaknya wajib memenangkan jago dari Partai Golkar jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sudah mengeluarkan rekomendasi. (gdr)