Persiapan Pilkada, Disdukcasip Jemput Bola

oleh -98 views
Kepala Dinas Disdukcasip Wahyu Diguna

NGAMPRAH -Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berupaya menyisir data penduduk hingga ke pelosok desa guna persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2018. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi data yang tidak valid tentang kependudukan.

“Kita lakukan jemput bola, bagi penduduk yang belum memiliki KTP (Kartu Tanda Penduduk) elektronik. Karena dikhawatirkan akibat tidak memiliki KTP elektronik, mereka tidak punya suara di Pemilu nanti,” ujar Kepala Disdukcasip KBB Wahyu Diguna, Kamis (21/12/17) di Ngamprah.

Sebenarnya sambung Wahyu, upaya jemput bola tersebut tidak hanya menghadapi pemilu saja. Sejak adanya kendaraan keliling atau disebut si Darling, Disdukcasip, secara intens melakukan jemput bola melakukan perekaman data penduduk.

Namun karena KBB menghadapi hajatan demokrasi, yakni Pilkada Serentak maka Disdukcasip dipacu untuk menyelesaikan perekaman data penduduk tersebut untuk keperluan KTP elektronik. Tidak itu saja, berkaitan dengan data penduduk yang meninggal tapi masih tercantum dalam data kependudukan, pihaknya telah mensosialisasikan dan melayani pembuatan akta kematian. “Dengan demikian, datanya secara otomatis terhapuskan dari data kependudukannya,” jelasnya.

Sementara untuk pemuktahiran Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilihan (DP4), pihaknya telah siap dengan data yang ada. Kemudia sebagai tindak lanjutnya, Disdukcasip akan bersama-sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB untuk menjadikan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Dari KPU pusat, DP4-nya sudah diserahkan pada tanggal 27 November 2017 dan 15 Desember untuk Pileg 2019 ke KPU Jabar, sesuai informasi yang saya dapatkan. Kita tinggal menunggu penyerahan dari KPU Jabar ke KBB,” terangnya, meralat kesahalan penulisan di media kemarin.

Masih terkait dengan keperluan Pilkada Serentak, pihaknya kini fokus terhadap kaum disabilitas. Mereka yang belum melakukan perekaman data, Disdukcasip akan melayani perekaman mereka. “Untuk pelaksanaannya kita kerjasama dengan Dinas Sosial,” pungkasnya. (nie/adv)