Desk Pilkada KBB Targetkan 97% Partisipasi Masyarakat

oleh -72 views
PILKADA: Rapat pemantapan Desk Pilkada, Kamis (1/2/2018).

NGAMPRAH-Desk Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengharapkan Pemilukada Serentak 27 Juni 2018, tidak hanya sekadar pesta demokrasi semata. Namun diharapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat agar memberikan hak suaranya ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti.

Untuk itu, Desk Pilkada KBB meminta semua stakeholder di KBB turut serta mensosialisasikan Pemilukada Serentak tersebut pada masyarakat. Pasalnya Desk Pilkada KBB telah mentargetkan partisipasi masyarakat tersebut meningkat dibanding Pemilukada sebelumnya.

“Partisipasi masyarakat waktu Pilgub (Pemilihan Gubernur) lalu 57 persen dan Pilbup (Pemilihan Bupati) 67 persen. Pemilukada Serentak nanti, kita mentargetkan 97 persen” ujar Sekretaris Desk Pilkada KBB Aseng Djunaedi didampingi anggota Desk Pilkada KBB Yadi Azhar, usai rapat pemantapan Desk Pilkada, Kamis (1/2/18) di Ngamprah.

Menurutnya, target tersebut tidak muluk-muluk akan tetapi bisa terealisasi jika semua stackeholder bergerak agar masyarakat memberikan hak suaranya. Terutama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang langsung bersinggungan dengan Pemilukada, diminta untuk bergerak mensosialisasikan ajakan menggunakan hak suaranya tersebut. “Paling tidak menyebarluaskan informasi ke bawahannya yang punya hak pilih agar nanti datang ke TPS pada saatnya,” tegasnya.

Masih berbicara target, kata Aseng, pihaknya berani melebihi target tingkat propinsi Jawa Barat sebesar 70 persen dan tingkat pusat 77 persen dengan harapan bisa memicu Desk Pemilukada KBB. Optimisme tersebut diharapkan mendapat dukungan penuh dari seluruh komponen yang ada.

“Kalaupun target itu meleset saya kira tidak akan jauh berkurang dari target propinsi atau pusat. Artinya kita harapkan Pemilukada kali ini, targetnya masih aman dan ada peningkatan untuk partisipasi masyarakatnya,” tuturnya Aseng yang menjabat Asisten Bidang Pemerintahan KBB ini.

Sementara tentang keseriusan Pemkab Bandung Barat agar Pemilukada Serentak ini berlangsung sukses, dibuktikan dengan digelontorkannya anggaran buat penyelenggaraan hajatan demokrasi tersebut. Masing-masing dana hibah untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp45 miliar, Panwaslu Rp8 miliar, dana pengamanan untuk Polri Rp7 miliar dan TNI Rp3 miliar. “Kita ingin Pemilukada Serentak nanti sukses tanpa ekses,” tegas Aseng. (wie)