Tiga Paslon Walkot/Wawalkot Bandung Tempur

oleh -88 views
SUKSESI: Tiga Pasangan Calon Walikota/Wakil Walikota Bandung saat pengundian nomor urut dalam rapat pleno terbuka pengundian nomor urut KPU Kota Bandung di Gedung Padjajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018)

BANDUNG – Gong Pemilihan Walikota/Wakil Walikota Bandung dimulai. Rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung akhirnya menetapkan tiga pasangan calon (Paslon) Walikota/Wakil Walikota Bandung berikut pengundian nomor urutnya.

Pengundian nomor urut dilakukan di Gedung Padjajaran Kota Bandung, Selasa (13/2/2018) pada pukul 14.00.

Datang kali pertama dalam acara pengundian nomor urut tersebut adalah pasangan Calon Walikota/Wakil Walikota Bandung Oded M Danial-Yana Mulyana pada pukul 13:05.

Kemudian disusul pasangan Nurul Arifin-Chairul Hidayat (Nuruli) pukul 13:15, dan terakhir pasangan Yosi Irianto-Aries Supriatna 13:30. Ratusan pendukung ketiga pasangan calon turut meriahkan berlangsungnya acara sapai selesai pukul 17:00.

Dalam pengundian itu, paslon Nurul Arifin-Chairul Hidayat (Nuruli) mendapat nomor urut pertama. Sementara nomor urut dua jatuh kepada paslon Yosi Irianto-Aries Supriatna, dan terakhir nomor urut tiga Oded M Daniel-Yana Mulyana.

Ketua KPU Kota Bandung Rifki Al Mubarak mengatakan, setelah resmi ditetapkan sebagai calon dan dapat nomor urut, paslon sudah diperbolehkan berkampanye pada 15 Februari nanti.

“Jadwal terlebih dahulu adalah kampanye bersama tiga paslon dan selebihnya tiap paslon kampanye masing-masing,” sebutnya.

Lantas janji apa yang diberikan masing-masing calon ini? Pasangan Yosi-Aris mengatakan akan menyempurnakan beberapa program Bandung Juara yang sudah diprogramkan Ridwan Kamil.

“Kita harus lebih tegas terhadap kesehatan, kalau untuk pelayanan jangan tanggung-tanggung,” ujar yosi selepas acara.

Sedangkan Pasangan Oded-Yana
program unggulannya salah satunya sejuta bro and sist dan bebarengan bersepedah.

Program tersebut dimaksudkan Oded untuk mengurangi angka kemacetan dibeberapa titik Kota Bandung. Kemudian program unggulan yang kedua diktakan Oded mengenai kesehatan, ia akan banyak memberikan perhatian terhadap kesehatan.

Paslon terakhir, Nuruli menjelaskan, fokus utamanya akan menarik suara kelompok milenial dan perempuan. Menurut Nurul, ia akan banyak fokus terhadap apa yang sudah direncanakan.

“Kami mengimbau, mari kita buat sejarah baru, karena bandung itu kota sejarah,” ujarnya.

Untuk program-program unggulan, Nurul mengatakan, akan menjadikan Bandung menjadi kota yang ramah anak dan perempuan karena ia rasa, kekerasan terhadap perempuan masih tinggi di Kota Bandung. Dirasanya juga, banyak penyandang disabilitas mengeluh karena kurang diperhatikan.

“Kami akan usahakan untuk memberi ruang bagi disabilitas dengan cara memberi pekerjaan dan kesejahtraan lain,” ujarnya. (wie)