Panwaslu Cimahi Kesulitan Awasi Gerak-gerik Cagub

oleh -132 views

CIMAHI – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi kesulitan mengawasi kegiatan kampanye para Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat. Itu dikarenakan tidak adanya surat tembusan dari tim kampanye masing-masing pasangan Cagub ke penyelenggara daerah.

Sepertihalnya yang baru dilakukan tim kampanye pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi ke Kampung Adat Cireundeu Kelurahan Leuwigajah Kota Cimahi, Jumat (23/3), Panwaslu Cimahi tidak mendapat bukti fisik (surat tembusan) terkait kegiatan yang dilakukan.

Ketua Panwaslu Kota Cimahi Yus Sutaryadi, menyayangkan kepada pihak tim kampanye yang tidak memberikan jadwal kampanye. Dengan begitu, pihaknya pun kesulitan untuk mendeteksi apa saja kegiatan kampanye yang bakal dilakukan oleh Cagub di lokasi yang dituju.

“Sampai sekarang, kami belum pernah menerima pemberitahuan secara resmi dari masing-masih tim kampanye sebelum kegiatan,” kata Yus, di kantor Panwaslu Cimahi, Jalan Sangkuriang, Jumat (23/3).

Dia menambahkan, seharusnya surat izin pemberitahuan kampanye minimal, diberikan sehari sebelumnya. Atau baiknya jauh-jauh hari dari yang dijadwalkan oleh masing-masing tim kampanye Paslon.

“Kalau sudah ada izin dari kepolisian, seharusnya ditembuskan ke Panwas. Sehingga kami bisa melakukan pengawasan maksimal,” tuturnya.

Dengan begitu, pihaknya pun menilai bahwa, etika berkampanye masing-masing pasangan Cagup masih kurang.

Bahkan, saat ini Panwaslu Cimahi dihadapkan dengan maraknya kegiatan kampanye yang berkedok menjadi salah satu pembicara maupun nara sumber ke tiap kampus.

Menurut dia, akan sangat berpengaruh terhadap pelanggaran kampanye apabila setiap kegiatan tidak diketahui sebelumnya.

“Masih mending surat tembusannya diberikan pas hari kegiatan daripada setelah kegiatan. Mereka seolah-olah tidak menggap keberadaan penyelenggara di daerah khususnya Cimahi,” tandasnya. (mon)