Pemasangan APK Tidak Sembarangan

oleh -147 views

CIMAHI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi sudah memetakan lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK). Dengan begitu, bagi para tim suskses calon gubernur tidak bisa memasang APK di sembarang tempat.

Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat KPU Cimahi, Septiyana, mengatakan, penentuan lokasi tersebut merupakan hasil dari pemetaan di lapangan dan kesepakatan. Bahkan, untuk pemberitahuan edaran kepada masing-masing tim kampanye pasangan calon gubernur sudah informasikan.

“Penetapan sudah jauh-jauh hari. Jadi tidak ada alasan lagi kalau tim kampanye salah loksi saat masang APK,” kata Septiyana, di Kantor KPU Cimahi, Jalan Pesantren, Rabu (7/3/2018).

Diaturnya lokasi pemasangan APK tersebut, lanjut dia, merupakan upaya dalam menjaga nilai etika dan estetika. Sehingga, tidak mengganggu keindahan kota.

Oleh karena itu, ikuti aturan yang sudah ditentukan dan disepakati bersama ini dengan, memasang APK sesuai dengan lokasi yang sudah ditentukan.

“Makanya kita atur. Untuk masing-masing lokasi bisa digunakan berbarengan. Apabila sudah penuh bisa mencari lokasi lain, tanpa harus saling serobot. Tetap jaga kondusifitas selama kampanye,” tuturnya.

Sejauh ini, meski lokasi pemasangan sudah ditentukan, namun masih saja ada yang memasang APK sembarangan.

Selaku pengawas yang juga penyelenggara pemilu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi, akan tetap mengawasi seluruh kegiatan baik tim kampanye maupun pasangan calon yang melakukan kampanye di Cimahi.

Menurut Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi, minimnya koordinasi dari pihak tim kampanye menjadikan salah satu penyebab banyaknya pelanggaran dalam pemasangan APK.

“Jadi, alangkah baiknya sebelum memasang APK, tim kampanye melakukan komuniksi dengan pihak penyelenggara daerah,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, pihaknya akan melakukan penurunan APK apabila, pemasangannya dianggap menyalahi aturan yang sudah disepakati bersama.

“Kami akan kirim surat teguran, kemudian kalau tidak direspon maka kita nyatakan tim kampanye tersebut melakukan pelanggaran,” tandasnya. (mon)