Pojok Panwaslu Diserbu Warga

oleh -86 views
SUKSESI: Ketua Panwaslu Kota Cimahi Yus Sutardi saat menerangkan tahapan pemilu kepada masyarakat di Kantor Panwaslu Kota Cimahi Jalan Sangkuriang

CIMAHI – Sejumlah warga mendatangi Pojok Pengawasan yang disiapkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Cimahi.

Kedatangan mereka ke sebuah ruangan yang berada di lingkungan Kantor Panwaslu di Jalan Sangkuriang itu untuk menanyakan terkait kepemiluan.

Khususnya di Kota Cimahi, ternyata masyarakat sangat membutuhkan pemahaman serta perlu tambahan mengenai, edukasi kepemiluan. Mereka yang datang sore itu, rata-rata menanyakan terkait apa jenis pelanggaran dan sanksinya serta, berbagai tahapan pemilu dan lainnya.

Ketua Panwaslu Kota Cimahi, Yus Sutaryadi, mengatakan, pojok pengawasan partisipasipatif ini merupakan, upaya menjadikan sebuah titik temu masyarakat pemilih bersama Panwaslu atau penyelenggara.

“Sehingga bisa mendekatkan panwas dengan semua pihak-pihak untuk menciptakan kondusifitas dengan pengawasan secara bersama. Sinergitas ini harus terjalin baik,” kata Yus, di Kantor Panwaslu Cimahi, Jalan Sangkuriang, Selasa (13/3/2018)

Menurut dia, adanya ruang bagi masyarakat untuk berdiskusi maupun saling tukar gagasan tentang pengawasan Pilkada di Jabar, memilki pengaruh besar dan sangat positif. Sehingga, masyarakat tidak lagi tabu mengenai politik. Bahkan imbasnya, proses pesta demokrasi bisa berlangsung sesuai keinginan bersama.

“Kita tidak harus selalu formal dalam memberikan pemahaman politik kepada masyarakat, yang pada akhirnya terkesan kaku. Kalau disini (pojok pengawasan) kita lebih santai dan saya yakin penjelasan yang diberikan, lebih mudah terserap,” terangnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang datang ke pojok pengawasan, Zamhari (41), mengaku, ia dan warga lainnya merasa sangat terbantu. Sebab, baru kali ini ada ruangan khusus yang disediakan oleh penyelenggara untuk, bersama-sama mengenal dan memahami pemilu.
“Ternyata, warga juga bisa mengawasi jalannya pemilu. Saya baru tahu,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat yang lain tidak perlu sungkan datang ke pojok pengawasan. Sebab, pihak penyelenggara selalu terbuka untuk melayani warga dalam memberikan suatu edukasi dan pemahaman politik.

“Kalau bisa, pihak penyelenggara juga harus rajin dalam menyosialisasikan setiap kegiatannya maupun apabila ada calon yang mau datang ke Cimahi. Jadi sinergitas warga tidak terbatas,” pungkasnya. (mon)