Ada Dua Anggota Dewan KBB Jadi Saksi Ujaran Kebencian Terhadap PDIP, Siapa?

oleh -70 views
JUMPA PERS: Ketua DPC PDIP KBB Yadi Srimulyadi bersama anggota Fraksi PDIP DPRD KBB Yayat Sudyat (tengah) dan Ketua Fraksi PDIP Jejen Zaenal Arifin yang juga bendahara DPC PDIP KBB.

NGAMPRAH- Bendahara DPC PDIP KBB, Jejen Zaenal Arifin mengatakan, selain salah satu calon bupati KBB yang ikut berkompetisi dalam pilkada KBB, ada juga dua anggota dewan dari partai pendukungnya yang diundang dalam tablig akbar yang memuat ujaran kebencian terhadap PDIP.

“Disitu dihadiri salah satu calon bahkan direkaman video jelas pilih ajakan untuk memilih, dan dua anggota dewan juga diundang,” kata Jejen di Kantor DPC PDIP KBB, Jumat (27/4/2018).

Sementara itu, Ketua Banteng Muda Indonesia (BMI) KBB, Fajar Taupik mengatakan, tidak hanya ujaran kebencian saja yang akan dilaporkan kepada pihak berwajib. Namun proses kegiatan salah satu paslon akan dilaporkan juga kepada Panwaslu KBB. “Dua hal itu yang akan kami adukan, yakni pida murni dengan ujaran kebencian juga masalah pilkadanya,” kata Opik– sapaan akrabnya.

Ranah pilkada yang dilaporkan karena paslon tersebut, sebut Opik, dianggap melanggaran aturan kampanye. “Kegiatan kampanye waktunya juga di batasi terus calon yang bersangkutan ada ditempat menyaksikan itu, jadi bisa saja jadi juru kampanye yang tidak tertulis karena disebutkan dalam pidato ustad tersebut,” katanya. Opik juga menyebutkan anggota Panwaslu KBB hadir mengawasi dalam kegiatan tersebut. (wie)