AKUR Siap Perjuangkan THR Tenaga Kontrak dan Honorer

oleh -93 views
foto istimewa
KOMPAK: Pasangan Bupati/Wakil Bupati KBB Aa Umabara Sutisna-Hengky Kurniawan (AKUR) nomor urut 3 siap perjuangkan kesejahtraan tenaga kontrak dan honorer di KBB.

PADALARANG- Sudah dipastikan bahwa tenaga kontrak / honorer di lembaga pusat akan menerima Tunjangan Hari Raya (THR) 2018. Namun pengaturan ini tidak berlaku bagi lembaga daerah.

Di tahun 2018 ini, PNS akan kembali menerima THR.  Tenaga kontrak / honorer di lembaga pemerintahan dipastikan juga akan menerima THR 2018. Hanya saja yang berlaku di tenaga pusat sesuai dengan PP 19 Tahun 2018 untuk honorer yang diangkat oleh pejabat kepegawaian dan PMK No 53 Tahun 2018 PMK No 49 Tahun 2017, PMK No 190 Tahun 2012 untuk tenaga kontrak/honorer yang diangkat kepala satuan kerja.

Besarnya THR bagi tenaga kontrak / honorer ini menurut Menkeu Sri mulyani sebesar honor satu bulan dalam kontrak kerja mereka, yang masuk ke dalam belanja barang dan operasional yang berbeda pada masing-masing kantor.

Hanya saja, 2018 ini tidak ada alamat THR untuk Non-PNS Daerah seperti tertuang dalam Permendagri No.33 / 2017 tentang Panduan Umum Penyusunan APBD TA 2018. Memang tidak mungkin Pemerintah Daerah menyanggupi untuk memberikan THR bagi tenaga kontrak / honorer yang dipekerjakannya.

Calon Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna mengatakan, masalah ini murni bagaimana political will dari pemerintah pusat membuat payung hukum penganggaran THR bagi tenaga kontrak/honorer di daerah, lebih ke prinsip pemerataan dan keadilan. “Mereka (honorer, red) di pusat bisa kok temen-temen honorer di daerah  enggak bisa,  Insya Allah pasangan AKUR akan mendorong pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif agar membuat formulasi kebijakan yang sesuai dengan aturan yang berlaku menyesuaikan dengan keuangan daerah yang memadai untuk memberikan THR dan ini mungkin,” kata Umbara di Padalarang, Rabu (30/5/2018).

Umbara berjanji, ke depan pasangan AKUR jika memimpin Bandung Barat ihak-hak tenaga kontrak dan honorer tidak hanya THR yang akan menjadi prioritas. (wie)