Panas..! Penetapan Sekda Definitif Kota Bandung

oleh -85 views

 

Ketua Kajian Hukum LSM Monitoring Community, Aan Kandar Karnawan

BANDUNG- – Tarik ulur kepentingan penetapan sekda definitif Kota Bandung nampaknya makin tegang. Dikabarkan, Mantan Walikota Bandung yang sekarang Gubernur Jabar terpilih, Ridwan Kami masih ikut nimbrung soal itu.

Karuan saja bikin gerah aktivis di Kota Bandung. Bahkan Emil–sapaan akrab Ridwan Kamil dituding telah melabrak aturan soal itu. “Kewenangan menetapkan Sekda (Sekretaris Daerah) Kota Bandung ada pada Walikota Bandung terpilih yang dalam hal ini adalah Oded M. Danial. Sebaliknya, Ridwan Kamil tidak lagi  berwenang menetapkan sekda yang definitif, ujar Ketua Kajian Hukum LSM Monitoring Community, Aan Kandar Karnawan, Sabtu (14/8/2018). Pegiat anti korupsi di Jawa Barat itu berpendapat, larangan mutasi pegawai jelang pilkada beserta sanksinya diatur dalam Undang Undang No 1 Tahun 2015 sebagaimana diubah menjadi Undang Undang No 8 Tahun 2015 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota. Dalam Pasal 71 Ayat (1) UU itu disebutkan, Pejabat Negara, Pejabat Aparatur Sipil Negara, dan Kepala Desa DILARANG membuat keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon selama masa kampanye.
Pada ayat (2) diatur pula bahwa Pertahana atau incumbent dilarang melakukan penggantian pejabat 6 bulan sebelum masa jabatannya berakhir. “Artinya Ridwan Kamil tidak boleh memutuskan hal- hal yang bersifat strategis termasuk mutasi selama 6 bulan sampai batas akhir masa jabatannya. Jadi kewenangan untuk mengusulan sekda ada pada Pak Oded M. Danial,” tuturnya.

Menurut Aan, sekda adalah pelayan kepala daerah sehingga sangat rasional jika user Mang Oded (panggilan akrab Oded M. Danial, red) yang lebih dominan untuk memilihnya bukan orang lain yang tidak ada hubungannya. (***)