Calon Sekda KBB, Asep-Asep Bersaing Ketat

oleh -76 views

 

Gunawan Rasyid

PADALARANG–Enam nama calon Sekda Bandung Barat nampaknya harus bisa memulihkan Kabupaten Bandung Barat pasca operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi. Apalagi ada kabar Calon Sekda KBB Wandiana yang dijagokan publik mundur dari pencalonan tersebut. Kini tinggal dua nama calon sekda pilihan Bupati/Wakil Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna-Hengki Kurniawan yakni Asep Sodikin dan Asep Wahyu. Kedua nama itu dikabarkan paling kuat bersaing dalam open biding.

“Pansel open bidding Sekda KBB harus mempunyai kemampuan lebih untuk seleksinya, tidak cukup normatif akademis saja tapi harus mengedepankan juga penelahan moral yang mendalam untuk melahirkan sekda yang berintegritas dan masyarakat berharap kedepan tidak ada lagi OTT berikutnya,” kata Politisi Golkar Gunawan Rasyid, Minggu (9/9/3018).

Guras juga menyampaikan Pansel Sekda KBB harus benar benar fokus ,tidak boleh menggunakan pendekatan lama , karena dekat, karena duit, karena titipan , baru dipilih. “Pansel juga harus serius mengkomunikasikan dengan Bupati terpilih mengenai kriteria Sekda yang dibutuhkan beliau, agar konsep reformasi birokrasi yang dijanjikan oleh AA Umbara bisa terwujud, bahkan yang ideal itu pansel mebuka ruang diskusi dengan masyarakat untuk menerima masukan secara objektif,” sebutnya.

Jika dilihat dari enam yang tersisa yaitu Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Asep Sodikin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBP3A) Asep Wahyu FS, Staf Ahli Pemda KBB Asep Sehabudin, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman KBB Rachmat Adang Syafaat, Plt Kadisperindag Maman Sulaeman, dan Asda III KBB Agustina Priyanti, masyarakatpun sebetulnya sudah bisa membuat penilaian secara subyektif terhadap keenam calon sekda tersebut. “Masyarakatpun paham terhadap kinerja ASN tersebut,” katanya.

Ditanya siapa kira kira yang pantas dari keenam calon untuk menjadi Sekda definitif, Guras menjawab dengan diplomatis, yang jelas Sekda kedepan harus beritegritas tinggi,punya kompetensi,tegas,berani, paham politik pemerintahan dan punya cemistri dengan bupati terpilih, ditanya kembali “Jadi saha nu cocok jadi sekda ? Secara subyektif bolehlah tiga besar, urutan pertama, Asep Wahyu FS, kedua Asep Sodikin, ketiga Rahmat Adang Syafaat, tapi pansel tidak boleh ada yang terganggu komo ngambek da ieu mah pendapat pribadi,” pungkas Guras sapaan akrabnya. (**)