Tak Penuhi Panggilan Bawaslu KBB, Kadisdik Ternyata Sedang Cuti

oleh -136 views

Kepala Dinas Pendidikan KBB, Imam Santoso.

NGAMPRAH— Tidak hadirnya Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) KBB, Imam Santoso sebagai saksi di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung Barat (KBB), ternyata diketahui tengah cuti tahunan. Padahal, Imam rencananya akan dimintai keterangan sebagai saksi terkait vidio viral yang diduga terjadi pelanggaran pemilu, Kamis (3/1/2019). “Sedang cuti Pak Imam,” ujar Plt Sekretaris Dinas Pendidikan KBB, Jalaludin ketika dihubungi ragam via telepon, Kamis (3/1/2018).

Jalal mengetahui jika ‘bos’nya tersebut tengah tersandung masalah sehingga harus berurusan dengan Bawaslu KBB. “Saya tahu ada surat panggilan dari Bawaslu untuk Pak Imam. Ya kita antarkan langsung ke beliau,” tuturnya.

Dirinya enggan berkomentar terkait bosnya yang saat ini tengah tersandung masalah. “Bukan ranah saya. Itu person,” sebut Jalaludin.

Dihubungi terpisan, Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) KBB, Agus Mauolana membenarkan kadisdik mengajukan cuti tahun. Imam diketahui cuti terhitung dari mulai Rabu (2/1/2019) hingga Jumat (4/1/2019). “Baru masuk Senin (6/1/2019),” kata Agus. Ditanya cuti apa? Agus hanya sekadar menjawab jika kadisdik cuti biasa alias cuti tahunan. “Dalam satu tahun ada cuti 12 hari yang bisa diambil,” katanya.

Seperti diketehui, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Imam Santoso tidak datang saat dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan pelanggaran pemilu.

Pantauan Kamis (3/1/2019) di Kantor Bawaslu KBB di Kompleks Permata Ngamprah, tampak ramai. Baik petugas dari Bawaslu sendiri maupun dari unsur kepolisian dan kejaksaan terlihat hadir untuk meminta klarifikasi dari saksi-sakai yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Namun hingga batas waktu yang disiapkan yakni pukul 16.00 WIB saksi dari Disdik KBB tidak hadir. Berdasarkan informasi dari orang dalam Bawaslu KBB, Kadisdik Imam Santoso memang telah diberi undangan agar hadir ke kantor Bawaslu untuk dimintai klarifikasi.

Sebab, dia terindikasi ada di dalam ruangan bupati saat video tersebut diambil. Namun dari buku daftar tamu di Bawaslu hanya tertulis nama Yadi Kurnia dan Hari yang datang ke kantor Bawaslu pada Kamis (3/1/2019).

“Ya memang kami telah meminta Kadisdik KBB (Imam Santoso) untuk hadir hari ini (Kamis),” kata Komisioner Bawaslu KBB Bidang Divisi Penindakan Pelanggaran, Ai Wildani Sri Aidah saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (3/1/2019).

Ai mengatakan, agenda pemanggilan dari saksi-saksi itu adalah untuk mengumpulkan keterangan dan meminta klarifikasi terkait video yang dilaporkan. Hal itu masih sama dengan agenda sebelumnya di mana pelapor dan dua saksi juga telah dimintai keterangan.

Terkait ketidakhadiran Kadisdik KBB, Ai mengakui jika dalam undangan yang bersangkutan diminta datang hari ini. Semua yang tidak hadir itu akan kembali diundang melalui surat kedua hingga ketiga.

“Kami akan layangkan undangan kedua dan ketiga agar yang bersangkutan datang. Tapi jika sudah tiga kali diundang tetap tidak datang, nanti Sentra Gakkumdu yang akan memutuskan cara atau langkah apa yang bakal ditempuh,” tuturnya. (***)