Ini Jawaban Bupati Umbara Soal Status Lahan Pasar Panorama Lembang

oleh -183 views
ft istimewa Bupati Bandung Barat, Aa Umbara menyapa pedagang di Pasar Panorama Lembang usai peresmian Pasar Panorama Lembang, Selasa (19/3/2019).

SIYASAH.ID– Bupati Bandung Barat, Aa Umbara menjawab kegelisah pedagang soal status lahan Pasar Panorama Lembang yang saat ini tengah berproses hukum. Pedagang belum merasa tenang menempati kios di Pasar Panorama Lembang yang ke depannya juga akan dijadikan pasar wisata.

“Jangan memikirkan soal status aset lahan (proses hukum). Karena urusan itu tanggung jawab pemerintah bukan pedagang atau pengembang,” katanya.

Seperti diketahui, Pasar Panorama Lembang tengah dalam proses hukum di Mahkamah Agung. Pasar yang dibangun sejak 2017 lalu tersebut dibangun oleh PT Bina Bangun Persada. Pasar tersebut memiliki luas area 2,4 hektare dengan jumlah sekitar 2.406 ruang unit bagi pedagang. Pasar yang sempat terbakar ini memiliki luas bangunan 7.000 meter persegi yang memiliki 2,5 lantai.

Lantai dasar untuk kebutuhan primer, lantai pertama untuk kebutuhan sekunder dan lantai dua untuk kuliner dan tempat bermain anak.

Pemkab Bandung Barat harus mampu mempertahankan tiga aset miliknya yakni Lapangan Gunungsari, Pasar Panorama dan Pacuan Kuda yang terletak di Kecamatan Lembang. Tiga aqset itu kini status hukumnya belum jelas dan masih dalam sengketa di ranah hukum.

“Sedikit apapun, persoalan aset ini harus bisa diselesaikan. Sebab, persoalan ini tidak bisa terus-menurus mengantung. Apabila pemerintah daerah memiliki dasar yang kuat, harapanya aset-aset ini bisa dipertahankan,” ujar Wakil Ketua DPRD KBB dari Fraksi Golkar, Sunarya Erawan, Senin (18/3/2019). (***)