Umbara Gerah Bilang Gini: “Moal Menta Duit, Aya Calo Urang Laporken ke APH

oleh -375 views

CIPONGKOR— Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna nampaknya gerah dengan santernya sorotan adanya dugaan praktik jual beli jabatan jelang rotasi mutasi pejabat di KBB.

Umbara menegaskan, pihaknya ingin menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas di kalangan aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bandung Barat menuju Bandung Barat Lumpaaat.

“Aa Umbara moal pernah menta duit kange mutasi rotasi jabatan ASN di Bandung Barat,” ujarnya di acara Safari Ramadan Bumi Perkemahan Cipongkor, Selasa (14/5/2019).

Dirinya siap menjadi garda terdepan untuk mencipatakan Bandung Barat bebas KKN (kolusi, korupsi dan Nepotisme) sesuai amanat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Mun aya nu jadi calo urang laporkeun ka pihak berwajib,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus Bendahara Timgab AKUR , Bagja Setiawan angkat bicara terkait memanasnya isu jual beli jabatan di lingkungan Pemda KBB jelang rotasi mutasi. 

“Sejak awal ketika menyusun visi-misi AKUR, program prioritas sampai diformulasikan menjadi RPJMD KBB 2018-2023, peningkatan sumberdaya aparatur menjadi prioritas utama. Karena sebagus apapun program kepala daerah apabila tidak didukung oleh sumberdaya yang qualified, hanyalah akan jadi mimpi dan angan-angan belaka” ungkap Bagja, Senin (13/5/2019).

Menurut Bagja, momentum rotasi mutasi pejabat daerah haruslah dilakukan secara objektif, terbuka dan profesional. “Saya sudah melihat bupati dan jajarannya sudah berupaya ke arah itu dengan dilakukannya mapping berdasarkan DUK kepegawaian dengan diselenggarakannya assesment bagi para kandidat yang akan mengisi kekosongan jabatan di Pemda Bandung Barat,” tuturnya. 

Penulis Rahmah Efendi

Editor Hadi Wibowo