Quick Response KBB Banjir Aduan dari Masyarakat

oleh -122 views

NGAMPRAH– Puluhan aduan masyarakat masuk pada aplikasi KBB Quick Response milik Pemkab Bandung Barat sejak aktif dibuka pascalibur Lebaran, Senin (10/6/2019) dan Selasa (11/6/2019).

Tercatat, sejumlah aduan di antaranya soal pembuatan administrasi kependudukan (adminduk) mulai dari e-KTP, pembangunan infrastruktur jalan hingga pelayanan kesehatan.

Dua petugas KBB Quick Response dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Bandung Barat, Ryka Tri Utami dan Iis terus memantau laporan dan aduan masyarakat pasca libur lebaran. “Dua hari ini (Senin-Selasa) ada puluhan aduan masyarakat yang kami terima melalui program Quick Response. Kebanyak soal aduan pembuatan e-KTP. Selebihnya soal infrastruktur jalan dan layanan kesehatan,” kata Ryka, Selasa (11/6/2019).

Ryka menyebutkan, aduan masyarakat yang masuk pada Quick Response langsung diinformasikan ke masing-masing SKPD sesuai dengan laporan masyarakat tersebut. Bagi warga yang ingin mengadukan keluhannya, bisa langsung mengirim pesan ke nomor WhatsApp 08118071112. “Setiap aduan masyarakat yang masuk, kita langsung sampaikan ke SKPD yang bersangkutan agar bisa ditindaklanjuti dengan cepat, seperti e-KTP ke Disdukcapil, aduan kesehatan ke Dinas Kesehatan dan aduan lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bandung Barat, Hengki Kurniawan menjelaskan, KBB Quick Response yang resmi diluncurkan pada Oktober 2018 lalu mendapat apresiasi dan respon positif dari masyarakat dengan banyaknya aduan dan laporan yang masuk. Program ini merupakan wadah aspirasi masyarakat mulai dari aduan, keluhan hingga masukan bagi pemerintah

Menurut Hengki, melalui aplikasi ini segala peristiwa dan harapan warga bisa disalurkan dengan cepat dan selanjutnya bisa ditindaklanjuti oleh SKPD sesuai laporan masyarakat. “Ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah untuk terus bersama masyarakat dalam menuntaskan berbagai persoalan. Salah satunya melalui aplikasi ini yang memudahkan untuk berkomunikasi dan menerima informasi,” kata Hengki belum lama ini. ****