Terobosan Baru, Pelantikan Pejabat KBB di Lapang Upacara Disaksikan Ribuan ASN dan TKK

oleh -124 views

NGAMPARAH– Pelantikan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemda KBB berbeda. Biasanya dilakukan secara in door di aula Setda kini dibarengkan di lapangan upacara.


Pelantikan berlangsung usai apel pagi di hadapan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Bandung Barat. Hal tersebut menjadi sesuatu yang baru lantaran pelantikan berlangsung usai kegiatan apel.

Ke enam pejabat yang dilantik berdasarkan SK Bupati Bandung Barat No 821:/kep. 384-BKPSDM tentang rotasi mutasi pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan Kabupaten Bandung Barat.

Bagi Roni Rudyana, jabatan merupakan amanah yang mesti dijalankan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemda KBB.

“Mudah-mudahan barokah aamiin ya Allah,” kata Roni, Senin (8/7/2019).

Roni bersama rekan pejabat eselon II lainnya, baru saja diambil sumpah jabatannya. Dia dilantik menjadi Sekretaris DPRD KBB yang sebelumnya menjabata Plt Sekwan.

Sedangkan Agustin Piryanti dari Asisten Daerah menjadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD), Asep Wahyu asalnya Kepala Dinas DP4KB menjadi Kepala Badan Perancanaan Daerah, Agus Maulana menjadi asisten daerah 3 sebelumnya menjabat kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM), Maman Sulaiman Asisten Daerah 3 yang asalnya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Asep Iyas Asda 3 tukar posisi menjadi BKSDM.


Dalam sambutannya Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, pengangkatan dan pelantikan tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan menempuh mekanisme yang ada.

“Walaupun saya mempunyai kewenangan untuk menetapkan, kegiatan rotasi mutasi ini mengacu pada peraturan pemerintah no 11 tahun 2017 tentang menejemen PNS. Penetapan pejabat ini ditempuh dengan berbagai proses dan tahapan,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai bahan pertimbangan proses pengangkatan tersebut melibatkan panitia seleksi dan persetujuan komisi Aparatur Sipil Negara (ASN). Uji kompetensi pun telah digelar pada bulan Juni 2019 lalu.

“Proses penetapan pejabat tinggi pratama ini telah menempuh proses pembahasan bersama komisi ASN dan panitia seleksi,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Umbara juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, Pemda Bandung Barat bakal kembali melaksnakan seleksi terbuka bagi pejabat tinggi pratama (Esselon II) untuk mengisi posisi jabatan yang masih kosong.

“Saya juga berharap kepada pejabat administrator esselon III yang telah memenuhi persyaratan untuk ikut dalam seleksi tersebut,” sebutnya.

Ia menegaskan, seleksi tersebut akan dilaksanakan secara profesional sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang berlaku.

“Seleksi akan dilaksanakan secara profesional tidak ada suka tidak suka,” pungkasnya. ***