Bupati Umbara Resmikan Desa Mart

oleh -33 views

CIPATAT– Janji Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mewujudkan desa mart terwujud. Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, menjadi percontohan launchingnya desa mart yang akan diikuti 165 desa-desa lainnya di Bandung Barat. Jumat (27/12/209), Bupati meresmikan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dan melaunching Desa mart di Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat.
Umbara mengatakan, hal tersebut merupakan perwujudan dari pengelolaan ekonomi produktif desa yang dilakukan secara koorperatif, partisifatif, emansipatif, transparansi, akuntabel dan sustaniabel. “Oleh karena itu perlu upaya serius untuk menjadikan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa dapat berjalan secara mandiri, efektif, efisien dan profesional,” kata Umbara usai kegiatan.

Program tersebut merupakan inisiatif dirinya (Umbara) lantaran melihat potensi ekonomi yang cukup menjanjikan di KBB. Hal tersebut dilakukan guna mengembangkan dan meningkatkan perekonomian desa. “Yang pastinya meningkatkan pendapatan asli desa, meningkatkan pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa,”paparnya. Bupati menyebutkan pembanguan ekonomi harus dimulai dari desa dengan mengedepankan ekonomi kerakyatan. Ia berharap, pertumbuhan BUMDdes ini menjadi pilar terdepan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri. “Di sini kan (Desa Mart) kebutuhan masyarakat semuanya ada, mudah mudahan semakin maju dan berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Budang (Kabid) Kerjasama Dinas Pemerdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat, Denny Ahmad Abdurohman mengatakan, desamart merupakan prgram yang sudah dicanangkan bupati sebagai tindak lanjut dihentikannya izin oprasional mini market di KBB. “Tahun ini mini market modern di KBB diberikan imbau agar memperdayakan ekonomi kreatif masyarakat melakui badan usah milik desa melalui CSR,” katanya.

Denny mengatakan, BumDes hanya menyediakan tempat saja, selebihnya untuk produm diserahkan kepada pihak ketiga yakni mini market modern. “Baru Alfamart yang meminjamkan produknya tersebut sedangkan BumDes hanya menyediakan tempatnya saja,” kata Denny

Lanching DesaMart Rajamandala Kulon sebagai titik awal untuk bisa diikuti 165 desa lainnya di KBB. Setiap desa bisa mendirikan satu atau dua desamart yang bakal dikelola manajemennya secara profesional. “Secara manajemen kita menggandeng pihak ketiga untuk mendidik tenaga-tenga yang ada di Bumdes hal ini agar bisa mewujudkan manajemen profesial supaya makin berkembang ke depannya,” tandas Denny (adv)